Pusaka Mitrajasa Express

Jasa Kirim Barang Via Kereta-Api

JOKOWI setuju penerapan plat nomor ganjil genap mulai 2013

Posted by pusakamitrajasa on 06/12/2012

Pemprov DKI Jakarta memastikan akan menerapkan kebijakan ganjil genap sebagai langkah untuk memecah kemacetan di Ibu Kota yang sudah sangat tinggi.

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan pelaksanaan kebijakan tersebut akan dimulai tahun depan meski jadwal pastinya belum bisa ditetapkan saat ini.

“Kalau tidak dicoba maka tidak akan tahu. Ini bukan coba-coba tapi dengan kesiapan yang matang. Terlebih, jalan-jalan sudah tidak mampu lagi menanggung beban. Perlu kebijakan yang radikal dan berani,” ujarnya di Balai Kota, Jakarta, Kamis (6/12/2012).

Meskipun berbagai persiapan sudah dilakukan, Jokowi masih meminta dilakukan penghitungan kalkulasi terhadap dampak sosial politik dan ekonomi kepada masyarakat.

Adapun dalam rancangan, kebijakan ganjil genap ini diperkirakan mulai diterapkan Maret tahun depan, bagi seluruh kendaraan pribadi yang melewati jalur-jalur tertentu.

Setiap Senin-Jumat mulai dari pukul 08.00-20.00 WIB pemakaian kendaraan akan dibatasi.

Diproyeksikan, kendaraan dengan nomor ganjil menggunakan stiker berwarna hijau dan nomor genap dengan stiker berwarna merah.

Pemakaian kendaraan berplat nomor genap dilakukan pada tanggal genap, begitupun sebaliknya.

Meskipun begitu, sampai saat ini Pemprov DKI belum memutuskan secara pasti apakah kendaraan roda dua juga terikat dengan aturan baru tersebut.

Jokowi menekankan penerapan kebijakan ini akan membantu penurunan polusi, penghematan BBM, memaksimalkan penggunaan angkutan publik, serta meningkatkan kepedulian masyarakat pada kota.

Pengamat transportasi Darmaningtiyas menilai kebijakan ini bagus dan bisa diterapkan. Hanya saja kuncinya adalah komitmen politik.

“Saat ini kuncinya adalah penerapan komitmen politik yang tinggi,” ujarnya.

Sebaliknya pengamat transportasi lainnya, Krisbiantara menilai kebijakan ini tidak efektif dan tidak menyelesikan masalah.

“Ada contoh kota yg gagal melaksanakan seperti Roma dan Meksiko,” katanya.

Lebih baik, menurut Krisbiantara, memberikan pilihan angkutan umum terlebih dulu agar resistensi di masyarakat bisa diperkecil dan Dishub bisa melaksanakan tupoksinya membenahi angkutan umum

Sumber: Bisnis.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: