Pusaka Mitrajasa Express

Jasa Kirim Barang Via Kereta-Api

Kereta Ekonomi Tersulit Dibersihkan

Posted by pusakamitrajasa on 17/09/2010

JAKARTA, KOMPAS.com – Kamis (16/9/2010) pagi, Sarifudin (24) tampak serius menggosok tubuh si Bogowonto di Stasiun Senen, Jakarta Pusat. Dengan sebuah sikat bergagang panjang, dibersihkannya tubuh kereta sepanjang 220 meter itu dari debu yang melekat

Disamping Sarifudin, rekan kerjanya, Soma (18) mengucurkan air dari selang panjang ke tubuh Bogowonto yang telah disikat Sarifudin. Keduanya tampak kompak membersihkan si ular besi dari ujung kepala hingga ekornya.

“Enggak cape kok,” ujar Sarifudin melihat Kompas.com yang tampak bertanya-tanya bagaimana rasanya mencuci kereta. Meskipun peluh tampak di wajahnya, Sarifudin yang sudah enam tahun menjadi pencuci kereta itu tetap bersemangat melakoni profesinya pagi itu. Dalam sehari, dia mengaku mampu mencuci tiga rangkaian kereta.

“Kalau seluruh kereta yang dicuci sehari 10 kereta, tapi kita (para pencuci kereta) ganti-gantian kerjanya,” tuturnya.

Sebuah kereta sepanjang 220 meter seperti Bogowonto, kata Sarifudin, memerlukan waktu sekitar 1,5 jam untuk membersihkan. Setiap sekali sehari, kereta kelas Ekonomi AC seperti Bogowonto, kelas Bisnis, dan kelas eksekutif rutin dibersihkannya.

“Tapi kalau kereta ekonomi dibersihinnya setiap dua hari sekali,” ucap Sarifudin.

Berdasarkan pengalaman Safrudin, kereta ekonomi memang menjadi rangkaian kereta yang paling sulit dibersihkan kotorannya. Terlebih jika sebelum tiba di Stasiun Senen, kereta itu menembus hujan di jalur mudik Jawa Tengah atau Timur.

“Kalau hujan balik ke sini (Senen) kotor banget,” katanya. Jika sudah selesai mencuci sebuah rangkaian, Safirudin beristirahat sejenak di sebuah rumah yang disediakan pihak stasiun untuk dia dan 11 orang kawannya.

Sebelum berprofesi sebagai pencuci kereta, pria bertubuh kecil itu hanyalah seorang pemulung yang beroperasi di daerah Senen.Meskipun penghasilan sebagai pencuci kereta saat ini hanya Rp 600.000 per bulan, Safrudin tetap merasa bersyukur. “Lebih baik mencuci kereta daripada jadi pemulung,” imbuhnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: