Pusaka Mitrajasa Express

Jasa Kirim Barang Via Kereta-Api

Perbaikan Pantura Selesai H-20

Posted by pusakamitrajasa on 02/09/2008

Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal menegaskan pelebaran jalan dan perbaikan Pantura Jawa akan selesai pada H-20 sehingga dipastikan tidak banyak hambatan lalu lintas akibat perbaikan jalan. “Saya sudah minta para kontraktor mempercepat perbaikan jalan, dan sudah diperhitungkan pada H-20 akan selesai,” katanya kepada wartawan saat mengunjungi Stasiun Kejaksan Cirebon, Sabtu (30/8) siang.

Menhub menjelaskan, ada tiga titik di Jawa Tengah yang masih dalam perbaikan yaitu di Juwana, Kabupaten Pati dimana ada pekerjaan jalan beton sepanjang enam kilometer, Pekalongan-Pemalang sepanjang 500 meter dan Pemalang-Tegal sepanjang 1.335 meter.

Dari penjelasan para kontraktor, menurut Menhub, waktu menyelesaian pekerjaan jalan beton di Juwana sekitar 500 meter per hari, waktu perbaikan di ruas Pekalongan-Pemalang 250 meter per hari, dan waktu perbaikan di ruas Pemalang-Tegal 150 meter per hari. “Dengan kecepatan pengerjaan tersebut maka diharapkan H-20 akan selesai, namun untuk jalan beton masih perlu waktu untuk proses pengeringan hasil pengecoran supaya lebih kuat sebelum dilalui kendaraan,” katanya.

Terkait kesiapan kereta api untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, Menhub menjelaskan, menghadapi arus mudik, PT KA akan menambah 67 gerbong yaitu 27 gerbong eksekutif, 20 gerbong ekonomi, dan 20 gerbong komunitas atau kereta sapu jagat. “PT KA sudah menyiapkan tambahan gerbong yang akan diluncurkan pada H-10 nanti dan diharapkan bisa mengantisipasi kenaikan penumpang kereta untuk mudik sekitar 10 persen sampai 15 persen,” katanya yang didampingi Dirut PT KA Ronny Wahyudi.

Sementara Ronny Wahyudi menjelaskan bahwa kenaikan penumpang kereta api pada musim mudik Lebaran 2008 diperkirakan mencapai 3 juta penumpang dari musim lebaran sebelumnya yang hanya 2,6 juta penumpang. “Dari tiga juta penumpang jumlah itu 70 persen disiapkan untuk kereta ekonomi,” katanya.

Dalam kunjungan itu Menhub sempat melihat diagram peta angkutan lebaran serta peta titik-titik rawan pencurian sinyal dan sarana kereta api. Menhub juga sempat berjalan kaki sejauh 300 meter menuju Gedung Pusat Pengendali Perjalanan Kereta Api yang bisa memonitor seluruh perjalanan kereta yang melintasi wilayah Daerah Operasi III Cirebon.

Usai mengunjungi gedung tersebut, sekitar pukul 14.00, Menhub kembali berjalan kaki menuju Stasiun Kejaksan dan naik Gerbong Wisata “Bali”, gerbong khusus yang dirangkaikan dengan Argo Jati untuk melanjutkan perjalanan ke Jakarta. Sebelum ke Stasiun Kejaksan, Menhub menyempatkan sholat Dhuhur di Mesjid Agung Sang Cipta Rasa Cirebon, peninggalan Sunan Gunung Jati Cirebon.

Sumber: Kompas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: