Pusaka Mitrajasa Express

Jasa Kirim Barang Via Kereta-Api

Parkir Sembarangan, Siap-siap Roda Mobil Anda Digembok

Posted by pusakamitrajasa on 02/05/2008

Jakarta – Pemprov DKI Jakarta mulai Jumat (2 Mei) akan menggembok roda seluruh kendaraan yang parkir sembarangan. Operasi ini akan dilangsungkan di seluruh wilayah DKI Jakarta.

“Mulai hari ini kita akan menggembok ban mobil yang diparkir sembarangan,” kata Kadishub DKI Jakarta Nurachman dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (2/5/2008).

Nurachman membocorkan sejumlah lokasi yang menjadi sasaran bagi timnya. “Seperti di Jalan Pemuda, Jalan Samanhudi, dan Yos Sudarso. Lainnya, tunggu saja,” ujarnya.

Untuk membuka gembok itu, Nurachman menjelaskan, para pemilik kendaraan harus membayar tilang terlebih dahulu di Polda Metro Jaya. Setelah itu, baru mengurusnya di Dinas Perhubungan.

“Jadi bayar tilang dulu, baru ambil di Dishub. Tidak ada tambahan bayaran, kecuali tilang,” janjinya.

Prosedur Penggembokan Hingga Mobil Bisa Diambil Kembali

Dishub DKI Jakarta akan menerapkan gembok roda dan derek bagi mobil yang parkir sembarangan. Bagaimana prosedur penggembokan dan penilangan hingga pengambilan mobil kembali?

Ternyata prosedur dan tahapannya sangat berbelit. Para pengendara diyakini akan mendapatkan kerepotan baru.

Kepada detikcom, Selasa (29/4/2008), Wakil Kepala Dishub DKI Jakarta Udar Pristono mengatakan, dengan tahapan yang berbelit ini diharapkan para warga tidak memarkir kendaraannya sembarangan.

Ratusan petugas yang merupakan gabungan dari petugas Dishub dan Ditlantas Polda Metro Jaya akan diturunkan untuk menerapkan penertiban tersebut.

Berikut proses awal penilangan hingga pengambilan kendaraan:

Pertama, jika Anda berhenti di bawah rambu larangan parkir dan stop, petugas kepolisian yang berjaga akan mendatangi kendaraan Anda untuk menilang. Penilangan ini berlaku meski pemilik kendaraan masih berada di dalam kendaraan.

Kedua, bagi Anda yang telah memarkir kendaraan di bawah rambu larangan. Petugas kepolisian akan menunggu hingga 15 menit apakah si pemilik kendaraan akan kembali. Jika telah lewat 15 menit, petugas akan langsung menggembok roda atau menderek kendaraan.

Untuk mobil yang digembok rodanya, petugas akan memberikan surat tilang yang diletakkan di kaca bagian depan kendaraan. Di dalam surat tilang tersebut tertulis keterangan bahwa Anda telah ditilang dan diminta untuk mendatangi kantor Dishub di Jl Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta.

“Baru ambil kunci, kemudian diantar oleh petugas kolektif untuk mengambil mobil,” ujar Pristono.

Sedangkan untuk kendaraan yang diderek. Petugas yang masih berjaga di lokasi akan memberitahukan pemilik bahwa kendaraan telah diderek karena melanggar rambu. Anda juga akan diminta mendatangi kantor Dishub.

“Bagi yang diderek harus bayar retribusi derek dan retribusi penginapan, tergantung jarak dan hari,” kata Pristono.

Setelah menerima tilang, petugas Dishub akan mengeluarkan surat pengantar untuk mengambil mobil di pool, tempat mobil disimpan. Pool tersebut antara lain terletak di Rawa Buaya (Jakarta Barat), Tanah Merdeka (Jakarta Utara), Pulo Gebang (Jakarta Timur), dan Daan Mogot (Jakarta Barat).

Di dalam surat pengantar tersebut ada keterangan mengenai bukti tilang dan bukti pembayaran, serta bukti untuk pengambilan mobil. Setelah menerima surat pengantar itu, Anda diperbolehkan untuk mengambil kendaraan.

Ingat ! Jika terdapat pungutan liar di luar keterangan yang tertera dalam surat pengantar, Anda dapat melaporkan langsung dan menghubungi pimpinan Dishub.

“Nggak boleh ada pungutan lain. Kalau ada yang nakal, hubungi nomor yang tertera di surat pengantar itu,” pungkasnya.

Detik.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: