Pusaka Mitrajasa Express

Jasa Kirim Barang Via Kereta-Api

  • Categories

  • Recent Posts

  • Archives

  • Top Posts

  • Recent Comments

    pusakamitrajasa on Buku Tamu
    Cynthia on Buku Tamu
    paris on Peta Lokasi
    pusakamitrajasa on Tujuan Surabaya
    Lintang on Tujuan Surabaya
    dhima on Tujuan Surabaya
    Yenny on Buku Tamu
    AGUS on Peta Lokasi
    Habibi Mahabbah on 136 JALAN BERLOBANG DI DKI…
    Joni on Beli Mobil Bekas, Perhatikan 1…
  • Peta Jakarta

    Peta Jakarta
  • Spam Blocked

  • Buku Tamu
  • Tarif
  • Tujuan Cirebon
  • Tujuan Semarang
  • Tujuan Surabaya
  • Beli Mobil Bekas, Perhatikan 11 Bagian Ini

    Posted by pusakamitrajasa on 09/06/2008

    Membeli mobil bekas sama saja dengan membeli risiko. Karena, kendaraan yang sudah dianggap bagus, begitu pindah tangan banyak yang rusak. Menjadi lebih jengkel, saat kondisi lalulintas padat mendadak mesin overheat. Supaya tidak kecele, ketika hendak membeli mobil bisa membawa mekanik. Paling tidak ia mengerti kondisi mesin. Lebih bagus juga paham kaki-kaki dan bodi.

    Kalau tidak punya kenalan mekanik, 11 petunjuk di bawah ini bisa membantu proses penelitian agar Anda tidak tertipu. Sebelas  di antaranya merupakan masalah yang umum muncul di mobil bekas.

    1. Lihat BPKB (Bukti Pajak Kendaraan Bermotor)

    Untuk mengetahui mobil sudah berpindah tangan berapa kali. Termasuk juga keaslian warna. Perhatikan lokasi tinggal pemilik pertama. Kalau dekat dengan laut, sebaiknya jangan dibeli. Karena kemungkinan karatnya besar lantaran udaranya mengandung garam.

    2.Lampu-lampu

    Mulai depan (lampu utama), belakang, kabin hingga indikator.  Ini perlu, terutama untuk mobil yang usia sudah di atas 10 tahun. Selain dari umur bohlam, kerja lampu juga dipengaruhi oleh kondisi soket, kabel, sekring dan sistem kelistrikan lainnya. Ganti bohlam saja murah, tapi kalau harus sistem kabel, dananya cukup besar.

    3. Sepatu rem

    Tak cukup dengan dilihat, tapi dijalankan dengan kecepatan bervariasi sambil menginjak pedal rem. Dengarkan muncul tidak suara berdecit secara kontinyu. Atau kaki terasa bergetar, kemungkinan sepatu rem sudah tipis dan ada area yang bersentuhan dengan cakram. Jika kaki seperti menendang balik menandakan piring cakram  tidak rata.

    4. Filter

    Ada tiga, yakni filter udara, oli, bahan bakar. Jika semua kondisinya baik bisa memperpanjang umur pakai mobil. Sebaliknya, salah satu filter atau semuanya kotor atau mampat.Biaya penggantiannya memang tidak mahal. Tapi jika Anda mendapati kondisi filter udara mesin kotor, kondisi mesin relatif sudah menurun. Sementara komponen itu paling mudah diganti. Jadi jika filter udara yang kotor saja tidak diganti, bagaimana dengan filter lainnya?

    5. Busi

    Lemahnya kondisi busi dapat menyebabkan kerja mesin menurun. Karena bisa membuat konsumsi bbm lebih boros, menaikkan emisi gas buang serta berakibat kerja mesin jadi tersendat karena gagal memercik. Biasanya, untuk mengakali busi yang sudah aus, celah dibuat lebih rapat dengan elektroda. Sehingga mesin bisa bekerja normal. Tapi hal itu tidak bertahan lama. Jadi sebaiknya, setelah mobil dibeli, busi ini segera diganti.

    6. Aki

    Untuk mengecek kemampuan menampung arus listrik aki mobil memang butuh alat khusus. Tapi Anda bisa melihat tinggi cairan, dan jika dinding aki tembus pandang perhatikan apakah sel-sel sudah ada yang melengkung. Perhatikan pula jika ada korosi pada terminal aki. Lihat juga kabel positif dan negatif yang mungkin longgar. Korosi dan kabel kendur membuat daya hantar arus listrik lemah. Sehingga tidak cukup kuat untuk memutar mesin.

    7. Belt

    Belt yang slip dapat menimbulkan suara berdecit yang keras. Kendurnya belt dapat mempengaruhi pendinginan mesin, kerja alternator, power steering dan AC. Karena harga belt ini tidak mahal, jadi sebaiknya diganti setelah membeli.

    8. Sokbreker

    Komponen ini vital bagi kestabilan dan keselamatan berkendara. Jika sudah lemah atau rusak, ayunan mobil sudah tidak teredam dengan baik dan dapat memperpendek umur pakai ban. Umumnya, sokbreker oli cenderung lebih mudah dideteksi kerusakannya dengan melihat apakah ada lelehan oli pada area di sekitarnya. Masalah lainnya adalah dudukan sokbreker yang sudah diserang karat.

    9. CV joint

    Komponen ini berguna untuk menyalurkan tenaga mesin dari kopel (propeller shaft) ke as roda (drive shaft). Umumnya, masalah ini muncul akibat karet Constant Velocity Joint (CV Joint) sudah rusak dan bagian dalamnya kering dari gemuk (grease). Untuk mendeteksinya, Anda perlu test drive karena pada kecepatan tertentu akan muncul getaran berlebih. Atau dengan menikung patah dengan kecepatan rendah. Jika muncul suara berdetak, artinya komponen ini perlu diganti.

    10. Knalpot

    Untuk mengecek kondisi knalpot adalah dengan melongok ke kolong mobil. Pastikan tidak ada kebocoran pada exhaust manifold, muffler dan pipa. Anda juga bisa dengan mendengarkan apakah ada suara keras yang tidak normal. Meski hal ini mudah disamarkan dengan alasan sudah dimodifikasi.

    11. Ban

    Ban gundul jelas berisiko tinggi untuk berkendara. Meski hanya sebagian tapaknya saja. Ausnya sebagian tapak ban juga bisa dijadikan indikasi pemiliknya sudah lama tidak melakukan wheel alignment dan balancing. Selain itu perhatikan pula apakah ada dinding ban yang menggembung.  (Ary D)

    Kompas.com

    One Response to “Beli Mobil Bekas, Perhatikan 11 Bagian Ini”

    1. Joni said

      Sekedar info aja, kalo mau beli mobil bekas atau iklanin mobil bekas tanpa biaya, coba deh http://www.jual-beli-mobil-bekas.com

    Leave a Reply

    XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>